Beda Shohi Kigen dan Shomi Kigen (消費期限・賞味期限) — Materi SSW Pengolahan Makanan

Diperbarui: Tanggal cek sumber resmi:

Menurut Standar Label Pangan Pasal 2 dan Badan Urusan Konsumen Jepang (消費者庁, dicek 23 Oktober 2026): shohi kigen (消費期限) adalah batas aman dimakan bila disimpan sesuai cara yang ditentukan — lewat tanggal sebaiknya tidak dimakan; shomi kigen (賞味期限) adalah batas mutu tetap terjaga — lewat tanggal tidak berarti langsung tidak bisa dimakan.

Apa beda shohi kigen dan shomi kigen?

Keduanya istilah resmi dalam Standar Label Pangan. Bedanya: keamanan atau mutu (rasa).

Definisi dan contoh (dokumen Badan Urusan Konsumen)
消費期限 (shohi kigen)賞味期限 (shomi kigen)
ArtiBatas tidak ada risiko menjadi tidak aman karena busuk, dll.Batas mutu yang diharapkan tetap terjaga
Jika lewatSebaiknya tidak dimakanTidak berarti langsung tidak bisa dimakan
ContohBento, sandwich, lauk siap sajiKue/camilan, mi cup, makanan kaleng
DasarPasal 2 ayat 1 butir 7Pasal 2 ayat 1 butir 8

Pada 2003, Jepang menyeragamkan label dari “tanggal produksi” menjadi label batas tanggal — shomi kigen atau shohi kigen (Badan Urusan Konsumen).

Bahasa JepangBahasa Indonesia
消費期限(しょうひきげん)Tanggal kedaluwarsa (batas aman dikonsumsi)
賞味期限(しょうみきげん)Baik digunakan sebelum (best before)

Apa arti “jika disimpan sesuai cara yang ditentukan”?

Kedua batas tanggal hanya berlaku jika disimpan sesuai cara penyimpanan pada label (保存方法). Misalnya label menulis 「直射日光を避け、常温で保存」 (hindari sinar matahari langsung, simpan di suhu ruang).

Produk 「要冷蔵」 (wajib disimpan dingin) yang dibiarkan di tempat panas tidak bisa dianggap aman walau belum lewat tanggal. Di pabrik, sebelum mulai kerja cek termometer: kulkas 10℃ atau kurang, freezer −15℃ atau kurang (buku panduan Kemenkes Jepang). Aturan suhu lengkap ada di artikel pengendalian suhu.

Bahasa JepangBahasa Indonesia
冷蔵(れいぞう)Penyimpanan dingin
冷凍(れいとう)Pembekuan
温度計(おんどけい)Termometer
保管(ほかん)Penyimpanan

Siapa yang menentukan batas tanggal, dan bagaimana caranya?

Batas tanggal ditentukan oleh produsen — pihak yang paling memahami produknya — berdasarkan alasan ilmiah dan rasional. Pada 28 Maret 2025, Badan Urusan Konsumen merevisi seluruh “Pedoman penetapan batas tanggal pangan” (食品期限表示の設定のためのガイドライン).

Poin pedoman yang direvisi (lampiran surat Badan Urusan Konsumen)
HalIsi
Cara menetapkanBerdasarkan hasil uji objektif, produsen menentukan sendiri sesuai sifat produk
Faktor keamananBatas dari hasil uji dikali faktor kurang dari 1. Sebaiknya faktor dibuat mendekati 1
Aturan “5 hari”Membedakan shohi/shomi kigen dengan “5 hari” bukan cara berdasarkan definisi — pilih sesuai definisi
InformasiJika konsumen bertanya, berusaha memberi perkiraan batas masih bisa dimakan setelah shomi kigen
Materi lama menulis “makanan yang rusak dalam sekitar 5 hari diberi shohi kigen”. Menurut pedoman sekarang, pilihannya berdasarkan definisi (keamanan atau mutu), bukan jumlah hari.

Bagaimana label tanggal dipakai dalam pekerjaan pabrik?

Batas tanggal dan cara penyimpanan penting di semua tahap: penerimaan, penyimpanan, dan pengiriman.

Tahap kerja yang memakai label tanggal (buku panduan Kemenkes Jepang)
TahapYang dilakukan
Penerimaan bahan (受入れ)Cek tampilan, bau, kemasan, label (batas tanggal, cara simpan), suhu; jika bermasalah dikembalikan/ditukar
PenyimpananTulis tanggal terima di bagian yang terlihat, terapkan “masuk pertama keluar pertama” (先入れ先出し)
Desain produkTulis cara simpan dan shohi kigen atau shomi kigen di deskripsi produk (langkah HACCP)

Jika suhu kulkas naik, penanggung jawab memutuskan apakah makanan masih boleh dipakai, walau belum lewat tanggal (lihat soal kulkas 14℃). Tempat menyimpan di kulkas ada di soal ikan mentah di kulkas.

Bahasa JepangBahasa Indonesia
受入れ(うけいれ)Penerimaan (bahan baku)
先入れ先出し(さきいれさきだし)Masuk pertama keluar pertama (FIFO)
原材料(げんざいりょう)Bahan baku
製品説明書(せいひんせつめいしょ)Deskripsi produk

Kesalahan yang sering terjadi

Cara membaca label alergen ada di 9 alergen wajib; cara memakai kulkas ada di 5S dan manajemen higiene umum.

Latihan soal (3 soal)

Soal buatan Tokugi Pass (bukan soal ujian asli).

Coba soal dengan format ujian

Bahasa Jepang dengan furigana, 3 pilihan. Pilih jawaban untuk melihat pembahasan dan terjemahan.

Soal 1 / 3Higiene pangan・Teori

「消費(しょうひ)期限(きげん)」の説明(せつめい)として正(ただ)しいものはどれですか。

Soal 2 / 3Higiene pangan・Teori

始業(しぎょう)前(まえ)に確認(かくにん)する、冷蔵庫(れいぞうこ)と冷凍庫(れいとうこ)の温度(おんど)の目安(めやす)はどれですか。

Soal 3 / 3Higiene pangan・Teori

冷蔵庫(れいぞうこ)の中(なか)の細菌(さいきん)について、正(ただ)しいものはどれですか。

Latihan lagi di soal manajemen higiene umum. Cek kemampuan dengan simulasi gratis 40 soal.

Soal bidang ini (dengan pembahasan)

Pertanyaan yang sering diajukan

Bento memakai shohi kigen atau shomi kigen?

Makanan yang cepat rusak seperti bento, sandwich, dan lauk siap saji biasanya memakai shohi kigen (contoh dalam dokumen Badan Urusan Konsumen).

Kue yang lewat shomi kigen harus dibuang?

Shomi kigen adalah batas mutu, jadi lewat tanggal tidak berarti langsung tidak bisa dimakan — asalkan disimpan sesuai label. Di pabrik, ikuti aturan perusahaan.

Setelah kemasan dibuka, apakah batasnya sama?

Batas tanggal berlaku “jika disimpan sesuai cara pada label”. Jika kondisi penyimpanan berubah, jangan anggap batasnya sama. Cek label tiap produk dan aturan perusahaan.

Siapa yang menetapkan batas tanggal?

Produsen, berdasarkan alasan ilmiah dan rasional seperti hasil uji. Badan Urusan Konsumen merevisi seluruh pedomannya pada Maret 2025.

Panduan terkait

Sumber

Angka dan prosedur dicek dari sumber resmi berikut (tanggal 2026-10-23). Informasi bisa berubah — cek lagi di situs resmi sebelum mendaftar.

Tokugi Pass adalah situs latihan independen, tidak berhubungan dengan OTAFF, Prometric, maupun Pemerintah Jepang. Soal dibuat sendiri berdasarkan dokumen resmi pemerintah Jepang yang dipublikasikan, bukan soal ujian asli.

Bahasa lain: 日本語 · Tiếng Việt · မြန်မာဘာသာ · नेपाली · 简体中文